Cari Innova Diesel Rentalan, tidak mudah

Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang pengalaman mencarikan unit Innova Diesel (bermesin Diesel) berbahan bakar Solar untuk keperluan berangkat kondangan sekelompok mahasiswa yang akan menghadiri acara resepsi sejawat mereka di luar kota.

inova-item
ilustrasi Innova Diesel

Hal yang mendorong dirilisnya artikel ini adalah sebuah rencana perjalanan, Rute yang sedang kita bicarakan kali ini adalah sebuah rute durasi menengah dengan jarak tempuh +- 300 Km (tepatnya 296 Km) yang dihitung dengan bantuan googlemaps yang beralamat disini , dengan pax sebanyak 8 orang, saya dan seorang rekan yang lantas mendadak menjadi semacam seksi penyedia transport (transport provision ). Alhasil obrolan di group whatsapp merembet menjadi pembicaraan jalur personal antara saya dan rekan yang semenjak awal sudah ber inisiatif untuk mempertimbangkan mobil apa yang akan digunakan untuk mengangkut 8 Pax. dengan ukuran medium. karena dari 8 pax. setidaknya ada 2 orang yang memiliki lingkar pinggang atau ukuran celana dibawah ukuran 30. Lainnya dipastikan diatas ukuran 30. Hal  pertama adalah menentukan apakah akan memutuskan cukup dengan salah satu dari duet Avanza atau Innova.

Meski di awal sempat terpikir untuk merental Travello keluaran KIA (buatan Korea), akhirnya kami urungkan. Karena requirement nya ternyata mengindikasikan dengan kendaraan yang lebih populer saja sebenarnya akan cukup. So konvergen balik lagi ke kendaraan populer saja. Adapun Opsi akan menggunakan Elf kami urungkan juga mengingat meski Elf (versi short), untuk drivernya konon membutuhkan SIM B 1.

Pilihan kami mengerucut ke Innova dan Avanza, kami mengasumsikan akan lega dan nyaman mengendarai Innova, namun dengan Konsumsi bahan bakar dari mesin bensinnya yang jelas diatas kubikasi mesin si adik “avanza” maka kami coba himpun data, dan diperoleh informasi Innova bensin dengan gaya berkendara biasa (tidak memerhatikan kaidah eco drive) menempuh 9-10 km/ liter bbm pada rute dalam kota, dan sekitar 10-12 Km untuk rute luar kota.

Reasonable untuk mesin sebesar itu dan bodi yang bongsor belum lagi space yang ditawarkan Innova tentu saja sedikit lebih lega dibandingkan adiknya yang sesama toyota dan berbagi platform dengan Daihatsu Xenia yang keduanya memiliki kubikasi lebih kecil dan ruang penumpang yang mungkin lebih berhimpitan jika tetap akan dimuati 8 Pax. , terlepas dari itu semua, menurut ulasan media otomotif si duet AvXen (begitu istilah mereka yang melek dunia otomotif roda 4 Indonesia untuk Avanza Xenia ) tidak sulit meraih 13 km untuk 1 liter pada rute luar ataupun dalam kota.

Tidak ada maksud untuk sentimen negatif dengan merk lain, lebih karena si calon driver yang juga teman kami, punya jam terbang di kedua jenis kendaraan Toyota yang namanya telah disebutkan sebelumnya, hal tersebut yang menyebabkan saya kemudian mengerucutkan opsi.

Sesekali sempat melihat kemungkinan untuk memasukkan pilihan Xenia dari Daihatsu,  namun tentunya bukan yang bermsin 1.0 liter 3 Silinder. Bukan karena kami under-estimate atau sentimen terhadap merk Daihatsu, melainkan karena kami berusaha untuk mempergunakan variabel power to weight ratio (PtWR) pada tempatnya semata. Xenia 1.0 liter untuk keluarga muda atau kaluarga dengan 2-3 anak remaja mungkin akan menjamin privacy dan kenyamanan perjalanan, namun mengangkut 8 Pax sekaligus. Kamipun melihat kemungkinan untuk mengendarai Innova Diesel. Dengan demikian jika di urutkan, kami memasukkan kemungkinan Avanza 1,5 ( harga 250 K/24 jam) , Xenia 1,5 (harga 250 K/24 jam), Innova diesel (350 K/24 jam) sebagai prioritas, lalu pada deretan nama unit yang less prioritized ada kemungkinan Avanza 1,3 dan Xenia 1,3 new  (diusahakan) yang bermesin sehat, dengan kembangan /grip ban yang tebal, hell yeah,. we concern about our own (pax.) safety.

Mengingat bahwa Jumat malam pada 9 Desember 2016 kami sudah akan berangkat, untuk itu gerilya mencari kendaraan sudah kami lakukan pada 7-8 Desember. Dan seperti yang sudah dijelaskan pada bagian judul, Innova diesel menjadi unit yang sedikit lebih sulit ditemui, bahkan ketika kami contact para driver freelance kenalan kami, alasan utama kami menjatuhkan pilihan pada Innova diesel terutama jika ada unit dengan biaya sewa <300 K / 24 jam adalah harga biosolar yang sedikit lebih murah daripada BBM premium, lalu torsinya-tenaga yang baik semenjak RpM mesin masih belum tinggi, sehingga kami mengasumsikan mengangkut 8 Pax. bukan masalah serius bagi si Innova diesel (yang kami harapkan bisa diperoleh), selain memang lebih spacious tentunya.

Dan pada pukul 13 siang tanggal 8 Desember kami masih belum memperoleh info mengenai satu dari sekian calon mobil yang akan kami gunakan.

Saya pribadi memperkirakan tidak mudahnya menemukan unit Innova diesel yang direntalkan, lebih karena Innova diesel menjadi pilihan armada angkut pada instansi tertentu, atau memang dijadikan kuda beban pada rental mobil tertentu dengan pelanggan tetap, mengingat harga / biaya investasi untuk memperoleh unit baru dari dealer yang dikeluarkan memang lebih besar dari versi bensin untuk trim menengah ke bawah mengingat baiknya konsumsi bahan bakar dan mesinnya yang tergolong bandel. Atau, bisa saja unitnya ada, dalam artian tidak langka, namun dimiliki secara pribadi akan tetapi tidak untuk tujuan dirental, istilah jawanya ingon-ingonan alias piaraan semata.

 

Need car(directly from our garage), and/or well trained driver or transporter

contact us to the following number :

+6283867289299 or +62812 27 2011 27 (phone call/sms)

+62878 3917 5316 (whatsapp)

regards,

freelance driver Yogyakarta

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s